Senin, 23 Mei 2016

Jadwal Makan Untuk Bayi Umur 6 Bulan Yang Baik untuk Tumbuh Kembang yang Sehat

Umur 6 bulan, biasanya seorang bayi sudah mulai akan mengambil barang-barang untuk kemudian dimasukkan mulutnya. Hal ini berarti bayi tersebut sudah bisa diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI).

Selain perilaku tersebut, bayi juga akan menunjukan semacam “sinyal” pada kita jika mereka memang telah siap mendapat MPASI. Pertama, bayi sudah mampu menegakkan kepalanya dengan baik dan stabil tentunya. Bayi juga mulai tidak mendorog atau menjulurkan lidahnya . Selain itu, bayi yang telah siap mendapat MPASI tentu juga sudah bisa duduk tegak meski kadang masih butuh bantuan sandaran. Hal lain ialah sang bayi akan masih terlihat lapar meski sudah minum ASI cukup banyak.

Makanan bayi dan jadwal makan untuk bayi umur 6 bulan tentu berbeda ketika bayi telah berumuar 1 tahun atau lebih. Di umur ini, bayi belum tumbuh gigi sehingga pilihan makanan juga harus tepat. Lebih dari itu lambung bayi saat itu juga masih sangat kecil maka jumlah makanan yang boleh diberkan pun cukup sedikit saja. Makan dari itu sebelum menuju jadwal makan untuk bayi umur 6 bulan tentu kita juga harus paham jenis makanan yang memang bisa dan dibolehkan dimakan oleh bayi.

1. Biasanya tiap kali pemberian makan untuk bayi umur 6 bulang hanya 2 sampai 3 sendok makan saja. Baru kemudian bisa ditambah sesuai perkembangan sang bayi
2. Tepung beras merupakan MPASI terbaik. Selain memang bergizi dan mengenyangkan, bahan tersebut juga jarang sekali menimbulkan alergi pada bayi.
3. Lumatkan benar-benar sayur dan buah sebelum diberikan sebagai makan untuk bayi umur 6bulan. Kenalkan sayur dulu sebelum buah.
4. Utamakan memberi MPASi tanpa garam atau gula karena untuk bayi umur 6bulan ginjalnya juga belum berfungsi dengan sempurna.
5. Madu juga sebaiknya dihindari pad tahun pertama bayi,sebaba beberapa kasus bisa mengakibatkan botulinnum (gangguan cerna) pada bayi.
6. Untuk mendapat rasa, penggunaan kaldu alami yang dibuat sendiri merupakan pilihat terbaik
7. Hindari pula terlalu banyaknya campuran MPASI. Dalam rentang 2-4hari, satu jenis makanan saja sudah cukup.

Kemudian untuk jadwal makan untuk bayi umur 6 bulan bisa dijabarkan seperti berikut;
• Berikan makanan 2-4kali sehari, kira-kira pukul 9-11 dipagi hari dan pukul 3-5 disore hari.
• Ingat, semua jenis makanna baik buah, sayur maupun bubur harus benar-benar lumat dan halus. Seligan buah dan sayur boleh diberikan 1-2kali/hari diisang atau sore harinya.
• Sedang malam hari, cukup berikan ASI saja.

Cara Menghilangkan Panu Sendiri dalam Beberapa Hari

Panu adalah salah satu penyakit kulit yang menyerang semua kalangan baik pria atuapun wanita. Penyakit ini juga sangat mengganggu karena tentu saja akan membuat kita kurang percaya diri. Ditambah anggapan orang-orang terhadap kita yang terkena panu biasanya akan dicap sebagai orang yang malas mandi atau tak bersih.

Panu juga bisa muncul di mana di seluruh bagian kulit tubuh, baik di punggung, tangan, kaki, atau bahkan area leher dan wajah. Dan kemunculannya bisa kita lihat adanya bercak atau bintik putih pada si penderita. Hal ini disebabkan karena adanya infeksi akibat jamur di kulit karena keadaan lembab dan panas. Lebih tak enak jika panu itu menimbulkan rasa gatal saat kulit tersengat matahari atau berkeringat, karena kulit yang berkeringat merupakan salah satu tempat baik tumbuhnya jamur.
Saat ini cara menghilangkan panu sebenarnya bisa menggunakan obat-obat panu yang sudah banyak tersedia dan banyak dijual. Obat-obatan itu menjanjikan efek yang cepat dalam menghilangkan panu, tapi ada baiknya kita coba dulu cara menghilangkan panu tanpa obat yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami yang tak memiliki efek samping selanjutnya.
Ingin tahu cara menghilangkan panu dengan bahan-bahan yang mudah dan murah serta alami. Silahkan baca pelan-pelan beberapa tips berikut.

1. Lengkuas
Banyak resep masakan yang menggunakan lengkuas, jadi cara menghilangkan panu menggunakan salah satu rempah dapur ini akan menjadi alternatif murah dan tentu saja alami. Potong saja satu ruas jari lengkuas lalu gosokan pada kulit yang terkena panu. Mungkin akan terasa sedikit panas dan pedih tapi panu bisa cepat hilang dalam waktu kurang dari 5hari.
2. Belimbing Wuluh
Cara menghilangkan panu berikut menggunakan belimbing wuluh. Haluskan belimbing dan campur dengan sedikit kapur sirih. Oleskan pada panu kemudian tunggu hingga kering baru dibersihkan.
3. Lidah Buaya
Selain sangat berguna unuk rambut, lidah buaya juga baik untuk kulit. Ambil getah / gel lidah buaya lalu gosok-gosokan pada panu atau tempelkan hingga gel cukup kering. Setelah kurang lebih 15menit, bersihkan dengan air.
4. Bawang Putih
Kalau ditanya bumbu dapur yang multitalent, salah satu jawabannya mungkin adalah bawang putih. Selain sebagai obat sakit gigi, meningkatkan kekebalan tubh, mempercepat pematangan bisul/jerawat bawang putih juga bisa jadi obat cara menghilangkan panu. Caranya, belah bawang jadi dua lalu gosok-gosokan pada panu secara rutin pagi dan sore sehingga bercak panu cepat hilang.
5. Belerang
Sudah bukan rahasia jika belerang punya khasiat penyembuh berbagai penyakit kulit. Belerang juga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan panu. Campurkan bubuk belerang dengan air atau perasan jeruk untuk hasil maksimal lalu oleskan pada panu. Ulangi hingga panu hilang.

Tidak ada salahnya mencoba beberapa cara menghilangkan panu di atas sebelum memutuskan membeli obat panu. Selain murah dan banyak tersedia, kulit juga bisa menjadi lebih sehat. Selamat mencoba.

Jumat, 20 Mei 2016

Cara Menjaga Kesehatan Mata agar Pengelitahan Tetap Terjaga

Mata adalah salah satu dari panca indera kita yang begitu penting. Tanpa mata, kita tidak bisa tahu seperti apa wujud suatu benda, seperti apa bentuk suatu barang atau rupa seseorang. Lewat mata juga segala keindahan-keindahana alam ciptaan Tuhan bisa kita nikmati dan dari mata turun ke hati, hal ini pun yang bisa membuat kita bisa jatuh cinta pada seseorang.

Maka dari itulah, mata yang sehat merupakan hal yang tak bisa digantikan dengan apapun. Menjaga kesehatan mata juga jadi hal yang perlu diperhatikan dengan baik dan serius. Seperti yang kita tahu banyak macam kelainan mata yang bisa terjadi pada siapapun seperti rabun dekat (hipermetropi), rabun jauh (miopi), presbiopi atau katarak. Jika kita bisa dan tahu cara menjaga kesehatan mata kita maka kita bisa memperkecil risiko terkena kelainan mata tersebut.

Cara menjaga kesehatan mata bisa dilakukan dari luar dan dari dalam. Dari dalam kita bisa mengkonsumsi makanan yang memang baik untuk menjaga kesehatan mata. Sedangkan dari dalam, hal termudah dalam cara menjaga kesehatan mata ialah dengan memperhatikan pola hidup kita sehari-hari khususnya yang berkaitan dengan mata.
Untuk itu, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan sebagai cara menaga kesehatan mata kita

• Jarak
Hal ini penting sebagai tindakan cara menjaga kesehatan mata. Saat kita menonton TV atau menatap layar laptop/komputer atau ketika membaca, jagalah jarak mata kita. Jarak paling baik untuk membaca buku ialah sekitar 30cm.
• Cahaya dan tiduran
Cara menjaga kesehatan mata juga bisa kita lakukan dengan menghindari kebiasaan buruk membaca sambil tiduran dan atau dengan pencahayaan yang kurang. Lebih baik membaca dengan posisi duduk dan pastikan cahaya cukup terang sehingga kita bisa melihat tulisan dengan jelas.
• Kucek
Jika mata terasa gatal atau pedih, hindari mengucek mata. Apalagi bisa tangan dalam keadaan kotor. Gunakan tisu atau tetes mata steril bila ada.
• Istirahatkan
Cara menjaga kesehatan mata yang tak kalah penting ialah berkedip. Hal itu memberikan waktu istirahat pada mata walau hanya sebentar.
• Lindungi
Saat berkendara motor, ada baiknya gunakan helm dengan pelindung mata atau pakailan kacamata agar mata terhindar dari berbagai kotoran yang bisa membahayakan kesehatan mata.
• Makanan
Cara menjaga kesehatan mata juga tak hanya dari luar, dari dalam juga. Konsumsilah banyak makanan yang bernutrisi untuk menunjang kesehatan mata seperti wortel, bayam, telur dll.

Rabu, 18 Mei 2016

Cara Memberikan Asi Yang Tepat Dan Benar Agar Ibu Dan Bayi Sama-Sama Nyaman

Bagi ibu, memberikan ASI secara langsung pada bayi mereka pasti sangat diinginkan. ASI sendiri merupakan zat atau makanan pertama untuk para bayi yang dihasilkan oleh kelenjar payudara ibu. ASI esklusif akan sangat bagus untuk tumbuh kembang sang bayi. Dengan pemberian ASI ekslusif juga bisa lebih mempererat tali kasih antara sang ibu dan si bayi.

Banyak sekali mnfaat ASI, terutama kandungan kolostrumnya yang bisa menjadi zat kekebalan bagi bayii untuk terhindar dari banyak penyakit terutama diare. ASI sebagai makanan pertama bayi juga sangat mudah dicerna dan turut membantu proses eksresi pertama sang bayi sehingga lancar. Zat-zat gizi ASI pun telah dipercaya sejak lama sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan serta kecerdasan anak nantinya.

ASI memang sangat penting, tapi hal itu tidak sejalan dengan pengetahuan para ibu sendiri mengenai cara memberikan ASI yang tepat. Bukan hanya iba saja, para Ayah juga sebaiknya paham tentang cara memberikan ASI yang tepat dan benar agar si bayi betul-betul mendapat ASI ekslusif terbaik dari Ibu.

Semoga dengan beberapa penjelasan tentang cara memberikan ASI yang tepat berikut bisa membantu para Ibu yang masih bingung bagaimana cara memberikan ASI yang tepat atau bagi para calon Ibu untuk bisa jadi referensi belajar.

1. Pada awal pertama menyusui mintalah bantuan pada bidan atau perawat terlebih dahulu karena pasti tubuh masih sangat lelah pasca melahirkan.
2. Perhatikan kebersihan tangan tiap ingin menyusui.
3. Lalu, ambil posisi duduk atau berbaring dan usahakan tubuh dalam keadaan santai.
4. Sebelum menempelkan mulut bayi ada payudara ibu, perahlah sedikit ASI untuk dioleskan pada area puting sehingga bayi terbiasa dengan bau ASI dan juga untuk menjaga kelembaban puting ibu.
5. Gendong atau letakkan bayi sehingga perutnya menempel dengan perut ibu, telinga lurus dengan lengan dan dagu bayi menempel di payudara ibu.
6. Sentuhkan mulut bayi pada puting ibu dan ketika mulut sang bayi sudah membuka segeralah masukkan puting dalam mulut bayi.
7. Saat bayi sudah mulai menghisap, ibu tak perlu lagi memegang payudaranya.
8. Usahakan beri ASI hingga paruyadara terasa kosong.
9. Ketika dirasa cukup, gunakan kelingiking ibu dan masukan pada sudut mulut sang bayi atau tekan sedikit dagunya agar mau melepaskan isapanya dengan perlahan
10. Jangan lupa oleskan kembali ASI pada area puting dan biarkan kering.
11. Terakhir, gendong bayi di punggung ibu sambil ditepuk punggung sang bayi perlahan atau biarkan bayi tengkurap di pangkuan ibu dengan tujuan agar bayi bersendawa.

Pada awalnya mungkin akan terasa susah, tapi semoga cara memberikan asi yang tepat ini bisa lebih memudahkan Ibu dalam memberikan ASI yang labih baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi yang baik pula.